Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Februari 2017

New Zealand Road Trip 5 days Part-2



Haloooo...balik lagi di blog ini masih tentang perjalanan New Zealand Road Trip part 2! Kalau ada yang belum baca part-1 nya bisa klik disini.

Jadi kemarin aku cerita sampai di Queenstown yah..ehem..mumpung sekarang Keenan udah bobo jadi agak lebih elegan dikit nulisnya..hehehe..

Queenstown itu,,aduh banyak banget deskripsinya..Kota yang banyak banget destinasi tujuannya, gak cukup 2,3,4, hari buat eksplorasi semua kesini karena semua destinasinya di sekitar Queenstown itu indah-indah banget daan masalahnya juga jaraknya yang jauh-jauh..hehe.. Jadi saat hari ke-1 di Queenstown kita dadakan nyari itirenary kemana,, saking maboknya di jalan dan kita mutusin untuk pergi ke Glenorchy dan Paradise. Untuk ke Glenorchy itu tujuan jelas,,jarak jelas,,tempat jelaas ada dimana,, tapi ke Paradise?? Nah itu cuma orang-orang yang semangat travelling yang tinggi yang tau tempat itu dimana..hahahaha..Kita ceritain si Glenorchy dulu yaah..

FROM QUEENSTOWN to GLENORCHY

Glenorchy ini jaraknya hanya sekitar 46 km dari Queenstown jadi jarak tempuh harusnya hanya sekitar 43 menit, tapi jalan menuju ke Glenorchy ini melalui jalan yang sisinya pemandangan Lake Wakatipu yang membentang panjang,, jadi bener-bener sepanjang jalan itu bisa nyari spot buat foto-foto. Tapi,, hati-hati juga, karena jalannya kecil, hanya dua jalur jalan, kita gak bisa sembarangan berhenti buat take a photo, bisa-bisa orang lain celaka atau kita juga yang bahaya. Mereka tetap punya spot tempat buat take a photo kok, jadi jangan kuatir,, tapi kalau selagi sepi dan gak menghalangi jalan orang lain, atau di spot yang tidak berbahaya, kalau kata saya sih boleh-boleh aja..hehe


Beginilah kira-kira jalan dari Queenstown ke Glenorchy
The icon of Glenorchy is the red house

Glenorchy ini jadi salah satu spot syuting Lord of The Ring yang menjadi kota Isengard di film itu. Yang perlu digaris bawahi adalah sebenarnya semua danau disini hampir rata-rata berwarna biru turquoise, jadi tergantung cuaca hari itu, kalau cerah banget ya pasti airnya akan terlihat jernih biru turquoise, tapi kalau cuaca agak mendung pasti sekitarnya berkabut dan warna danaunya agak sedikit gelap, jadi selamat berpacu dengan cuaca dengan curah hujan yang cukup tinggi disini..hehe



Lake Wakatipu, Glenorchy
FROM GLENORCHY to PARADISE

Nah, setelah itu kita lanjutin lagi perjalanan ke Paradise ceritanya. Dimanakah Paradise itu?? Jangan coba-coba hanya mengandalkan tanda jalan, atau GPS, gak ada! Kita awalnya sempat nyasar ke daerah antah berantah yang bukan menuju Paradise, karena awalnya kita gak yakin sama jalan yang pertama karena harus off road alias jalannya gak bagus, berbatu, jalannya kecil, gak ada tanda jalan menuju Paradise, hanya pakai insting ajah. Mesti kesana deh buat buktiin. Tapi gapapa pas nyasar kita dapet spot lucu buat foto dengan pemandangan spektakuler.

Duh, rasanya domba-dombanya bahagia banget ya liat pemandangan kayak gini tiap hari
Hatiku tertinggal disana,, rindu..

My Soulmate :*
Sepanjang jalan ini padang rumpuuuuttt semua,, hijauuuu semua dan segala aksesoris domba-domba gemuk putih gak ketinggalan,, udah gitu ditambah ada danau dan gunung lagi, rasanya kayak mau mimisan liatnya. Masya ALLAH! Take me back, please?
Rasanya langsung pengen nyanyi "The Hllss are alivEe,, with the sOund of musiic.."(gaya orkestra)

Keenan baru bangun langsung diajak foto biar gak ngamuk

Pokoknya disini mah, semakin nyasar, makin keluar dari jalan bagus, artinya siap-siap ketemu dengan pemandangan yang gak biasa orang-orang liat. Nah, tau gak hutan ini? Hutan ini juga salah satu spot syuting Lord of The Ring lho yaitu Lothlorien Forest. Kalian pasti akan melewati hutan ini untuk menuju Paradise.
Lothlorien Forest versi Lord of The Ring

Let's go off road!

Sepanjang perjalanan ditemani sama pemandangan ini, berani?
Nah balik lagi jalan menuju Paradise tadi adalah ikutin tanda jalan pertama menuju Paradise, lalu ikutin jalan aja yang off road, memang jalannya berbatu-batu sampai ke ujungnya pun seperti itu. Perjalanan ke Paradise itu di sebelah kanan hutan, dengan jalanan yang kecil dan sempit, hanya ada dua jalur, sedangkan di sebelah kiri gunung-gunung berkabut dengan danau. Rasanya kayak lagi ada dimanaaa gituu.
dan akhirnya kita sampaaiii di Paradise! Memang jalan menuju surga itu tidak gampang saudara-saudara,, penuh lika-liku, jalan berbatu, goncangan sana sini, tapi setelah sampai,, it's soo worth it!

Welcome, to Paradise!
When your wild imagine meets with nature


Let's have an adventure!


Salah satu spot syuting Lord of The Ring yaitu The Misty Mountains
Bagi penyuka adventure, disini juga banyak sekali track untuk pergi ke Taman Nasionalnya, kita sih gak pergi kesana karena keterbatasan memiliki toddler dan energi juga gak mau jauh-jauh dan capek, padahal sebenernya inti dari pergi ke South Island itu adventurenya yah mengeksplorasi alam dengan cycling, walking atau mendaki perbukitannya. Mungkin sebagai referensi untuk adventure di South Island, kalian bisa pergi ke blog ini.


Perjalanan ke Paradise itu masih banyak dan perlu dieksplore lagi, karena jalan tidak berhenti disini, tapi karena berhubung cuaca agak kurang bersahabat, sudah mulai gerimis dan berkabut, kita juga agak ngeri-ngeri sedap kalau misalnya kita nyasar di tengah hutan dan antah berantah, abisnya emang kayak lagi masuk ke 'dunia lain' yang amazing banget pemandangannya. Sebelumnya juga, kita udah ngelewatin sungai yang ada aliran airnya tanpa jembatan! Kita rada ngeri aja kalau misalnya hujan, takut jalan tadi ketutup air dan malah kita gak bisa balik arah, jadi sampai di ujung sini pemberhentian kita, mesti seharian deh mengeksplore si Paradise ini.

Well, see you soon Paradise!


FROM PARADISE to QUEENSTOWN

Sorenya, kita balik arah menuju Queenstown lagi, kita putuskan buat eksplore Queenstown sambil jalan-jalan kecil keliling kota. Queenstown punya Skyline untuk melihat pemandangan dari atas bukit, untuk biaya masuknya sekitar $32 untuk adult dan $20 untuk anak-anak.

Skyline, Queenstown


Sightseeing Queenstown

On the deck, sightseeing with ship anyone?
Di Queenstown juga menawarkan sightseeing dengan KJet untuk mengeksplore Lake Wakatipu, dengan biaya sekitar $125 untuk adult dan $69 untuk anak-anak. Untuk informasi klik disini

FROM QUEENSTOWN to WANAKA

Keesokan harinya, kita pergi menuju Lake Wanaka. Harusnya sih, kita mengunjungi salah satu tempat indah lagi di Queenstown, yaitu Fiordland, Milford Sound pemandangannya mirip-mirip dengan Paradise, cuma perjalanannya itu sekitar 3 jam dari Queenstown dan pergi ke atas, berlawanan arah dengan rute perjalanan kita, jadi kita pass gak pergi kesana. Kita pergi ke arah Wanaka, karena pemberhentian selanjutnya tempat kita menginap yaitu Fox Glacier.

Scenery from the road
Bukit dengan domba-domba yang bebas berkeliaran

Lake Wanaka
Di Wanaka, salah satu tempat populer dan tempat yang paling sering disinggahi oleh turis karena kota ini merupakan satu-satunya akses apabila para turis yang akan menuju Milford Sound dan Queenstown pasti melalu kota ini. Kota ini cukup lengkap da menghadirkan banyak tawaran akomodasi yang bagus serta aktivitas outdoor seperti kayaking, bungee jumping, speed boat dan banyak lagi. 
Perjalanan berikutnya kami melewati Hawea, Lake Hawea dan Hawea River. Hawea river ini jerniiih sekali airnya sampai dasar sungai pun terlihat sangat jelas, bebek-bebekpun bermain dengan riang gembira. Haduh kurang bahagia gimana ya ngeliat air sungai yang jernih begini..
Hawea River
Relax and calm beside the river

Hey little duck!, Keenan asik banget liatnya..hihi

FROM WANAKA TO FOX GLACIER

Berlanjut dari Wanaka karena hari sudah menjelang sore kami harus berlanjut pergi ke Fox Glacier, perjalanan ke Fox Glacier cukup jauh, sekitar 400 km dari Quenstownke daerah West Coast. Setelah melewati daerah Makarora, pasti teman-teman melewati Blue Pools, dan pastikan untuk berhenti disana. Baiknya untuk pergi ke Blue Pools disaat hujan deras belum turun, karena saat hujan deras air akan membawa banyak partikel tanah yang keabuan sehingga setelah hujan deras turun airnya tidak akan biru, melainkan berwarna keabuan.

Papan informasi mengenai Blue Pools
Untuk melihat Blue Pools, kita harus berjalan sekitar 30 menit masuk ke dalam hutan dengan berjalan kaki. Be ready of sandflies! 
Walking track to Blue Pools 


Blue Pools setelah hujan deras

Daerah West Coast adalah daerah hutan hujan basah, jadi curah hujan pertahunnya sangat tinggi, chance cerahnya pun sangat sedikit. Saat itu kami selama perjalanan ke Fox Glacier hujan sangat lebat, jadi kami putuskan setelah berhenti di Blue Pools tidak berhenti ditempat lain lagi, dan langsung pergi ke Fox Glacier karena waktunya yang sangat sempit.


Keesokan paginya sebelum kami pergi ke Fox Glacier, kami menyempatkan diri untuk pergi ke salah satu Lake yang terkenal di daerah West Coast, yaitu Lake Matheson. Lake Matheson terkenal karena keindahan pantulan danaunya yang seperti kaca, seperti orang disini bilang 'a mirror lake'. Untuk melihatnya kita berjalan kaki sekitar 15 menit dari parkiran mobil, jangan lupa untuk selalu menyiapkan jas hujan, sepatu kets, dan anti repellent disini, karena sand fliesnya sangat ganas terutama saat summer.

Lake Matheson
Untuk pergi ke Fox Glacier, diperlukan waktu sekitar hanya sekitar 15 menit dari parkiran untuk melihat dari jarak dekat. Glacier abadi ini juga bisa didaki dengan cara menumpang helikopter ke atas gunung, dengan sekitar biaya lebih dari $100/orang, siapa yang berani?hehe.. Saat masuk ke daerah Fox Glacier, disana ada danau yang warnanya biruuu sekali, dan gak usah takut gak turun untuk pergi kesini karena hujan, 90% cuaca disini pasti hujan, kalau gak gerimis ya hujan lebat, jadi pastikan jangan sampai ketinggalan..
Fox Glacier
Blue Lake at Fox Glacier
Misty mountain and river at Fox Glacier

Selain Fox Glacier, tidak jauh ada Franz Josef Glacier, perjalaanan untuk melihat glaciernya lebih jauh, sekitar 1 jam return, dalam waktu yang sempit kita foto dari jauh aja yaa..

Franz Josef Glacier dengan salju abadinya


Franz Josef Glacier

Franz Josef Glacier

FROM FRANZ JOSEF GLACIER TO CHRISTCHURCH

Gak berasa udah hari terakhir, kita pun pagi-pagi dari West Coast harus kembali lagi ke Christchurch karena malamnya kita akan terbang lagi dari Christchurch ke Melbourne. I don't want to go home..huhuhu..

Sebelum meninggalkan daerah hutan hujan basah disini pasti melewati Arthur's Pass, yaitu jalan yang membelah bukit-bukit dan gunung-gunung. Gambar anak SD jaman dahulu bukan mitos pemirsaah! Oh ya, disini ada binatang yang dilindungi, namanya Kea, burung mirip dengan kakak tua. Jangan pernah sekali-kali diberi makan!! Kea itu binatang yang dilindungi, apabila nanti diberi makan dia bisa berubah jadi hama yang akan mengganggu turis untuk diberi makan, dan agak galal karena ukurannya pun hampir sebesar burung elang. Duuh serem kan kalo misalnya dia matok-matok minta makan gitu 😩
Arthur's Pass from the top

Arthur's Pass from the left side

Siangnya kami pun sampai di daerah Castle Hill, dan disini kami putuskan untuk sightseeing sebelum kembali ke Christchurch. Castle Hill adalah daerah perbukitan dimana terdapat banyak sekali tumpukan batu-batu granit raksasa Monolith yang memiliki nilai sejarah.

Granite Mountain Castle Hill

Tumpukan Batu Granit di sepanjang perbukitan

Trust me, that stone was sooo hugeeeee...
Finally we're just 1 hour again from Christchurch! A loong day to ride, perjalanan yang jauh banget jaraknya kita pun akhirnya berhenti di Lake Pearson untuk ambil foto. 

Heading to Christchurch

Stop at Lake Pearson

Bye, New Zealand! See you again  beauty! Perjalanan 5 hari yang cukup padat yaa dari Christchurch-Lake Tekapo-Queenstown-Wanaka-Fox Glacier sampai akhirnya ada di Christchurch lagi. Mudah-mudahan menginspirasi untuk perjalanan trip 5 hari di South Island New Zealand. Berikutnya akan update lagi di blog roadtrip South Island dengan Campervan, beserta info-infonya mengenai freedom camping di New Zealand selama 9 hari. Stay tuned! Thank you for reading my blog!

Rabu, 04 November 2015

Review Lipstick Stila Patina

Warna paling dicari sejagat😍 Stila 'Patina'. Mudik taun lalu nyari warna ini buat dijualin di Indo di semua counter sold out. Bayangkan setahun baru bisa dapet lipstick ini, di Indo di semua olshop habis atau harganya di-up bangeet..Pas dicobaaaaa emang super banget warnanya bagus banget apalagi yang suka lipstik berwarna 'pink nude'. Cocok untuk segala warna kulit gak kemerahan, gak kecoklatan atau bikin pale, "just right". Pantes aja banyak yang favorit sama lipstick ini😍😍Pakai lipstick ini harus pakai lipbalm dulu sebelumnya karna bakal bikin kering di bibir, atau scrubbing bibir dulu biar hasilnya lebih bagus. 





Foto ini diambil dengan pencahayaan indoor, tone kulit: medium to tan.

Untuk harga di Melbourne lagi-lagi harus mengocek kantong dua kali dari harga seharusnya bahkan harganya bisa lebih mahal dari Indo. Tapi karna di Indonesia saking hitsnya, bisa dijual diatas 430 ribuan. Luarrr biasaa...overall warna ini yang paling cocok sama aku dri semua varian warna longlasting lipstick Stila. Maybe this one would be your favorite😘.

Kamis, 29 Oktober 2015

Anastasia Beverly Hills Dipbrow Pomade Review

Whoaaaa.. Apa kabaar?? Udah lama banget deh ini blog gak dibuka udah kayak sarang laba-laba kayaknya..😂😂 yah mumpung sekarang lagi mood aja nulis pengen ngereview Anastasia Beverly Hills Dipbrow Pomade yang lagi hiiittttsss banget dikalangan makeup artist sejagat dan dunia perinstagraman😝



Pertama kali pakai Dipbrow Pomade by ABH  dan bener-bener takjub sama hasilnya. Kenapa?? Karena gak luntur (mau diurek pake tangan pun gak luntur) highly pigmented, cocok banget deh buat muka yang sering kena air (air wudhu maksudnya) atau keringetan soalnya sering banget kena air udah aja luntur walaupun gak luntur bnget tapi malah jadi bikin berantakan alisnya. Tapi makenya juga harus hati-hati nih karna gak mudah juga salah-salah malah jadi ketebelan atau malah gak jelas hasilnya. 



I'm using "Chocolate" karena kemarin gak tau apa-apa tentang produk ini dan gak mau rugi banget kalo salah warna, hehehe..minta bantuan sama beauty advisornya buat milihin warna yang pas buat aku, secaraaaa.. Mehong boo harganya untuk ukuran hanya untuk sebuah alis😁. Tadinya disaranin buat beli yang warna Medium Brown, tapi rasanya terlalu gelap malah takut keliatan tua kalo alisku terlalu gelap. ABH aku Beli di Hairhouse Warehouse @hairhouseaustralia dengan harga AU$39 dan mereka ngasih diskon 15% apabila beli 3 produk ABH atau lebih. 



Sempet kepikiran beli Dipbrow Pomade "Chi Chi" yang katanya dupe dari ABH dari beberapa blogger Australia, tapi kemarin ke Target gak ada warnanya yang aku mau sudah kosong semua, dan memberanikan diri buat menginvestasikan di ABH ajaa.. Saranku sih untuk beli produk ini apabila belum tau sama sekali sama produk ini, tanya ke beauty advisornya dan jangan beli melalui online dulu karena mereka nyocokin dengan warna kulit dan warna alami rambut kamu.

Nah aku dikasih tau tips buat pakai produk ini biar gak terlalu 'jedar' warnanya, brush apapun yang dipakai harus dalam keadaan basah, kemudian ambil sedikit aja dan oles sedikit ke punggung tangan sebelum apply langsung ke alis, baru aplikasikan ke alis. 

Check the tutorial eye brow here by @maya_mia_y
https://m.youtube.com/watch?v=e4GU9rHejAk

Pro:
-highly pigmented
- longlasting karna hanya bisa dihapus kalau pake makeup remover👍
- waterproof formula

Contra:
- pricey it's AU$ 39 for this dipbrow
- tricky to apply, banyak berlatihlah untuk dapat membingkai perfect brow